Home » » Misteri Kota Bawah Tanah Moskow

Misteri Kota Bawah Tanah Moskow

Kita sedang bicara tentang kota bawah tanah rahasia di Moskow, Rusia. Orang-orang menyebutnya dengan Moscow Metro 2 (MM2). MM2 adalah legenda hitam Moskow. Instalasi bawah tanah yang misterius ini telah menarik perhatian para wartawan, penulis, dan orang biasa selama beberapa dekade.

Alasan utama 'boomingnya' semua spekulasi seputar MM2 adalah suasana misteri di sekitar proyek Metro 2. Spekulasi makin kuat ketika Pemerintah sendiri tidak membenarkan atau membantah ide ini.

Cerita-cerita, yang entah benar atau salah, merebak ... Orang-orang mengatakan tentang laboratorium rahasia, tikus raksasa, rudal nuklir dan terowongan tak berujung yang panjangnya mencapai ratusan mil. Beberapa dari mereka mengklaim bahwa mereka telah melihat hantu, tikus raksasa, dan bahkan Joseph Stalin sendiri yang membeku dalam ruang khusus di bawah Moskow. Ya, setiap orang kan bisa saja berfantasi semaunya.

Moskow Metro 2 dibangun selama masa Stalin dan diberi kode "D-6" oleh KGB Rusia. Tujuan utamanya adalah untuk memungkinkan transportasi cepat dan tersembunyi serta evakuasi para pemimpin Soviet dalam hal jika terjadi perang nuklir. Masuk akal, kan? Nggak kayak, isu tikus raksasa.

Mungkin saja Stalin paranoid, takut dengan bayangan sendiri. Dan MM2 merupakan ide cemerlang buat dia! Dia bisa berada di mana saja-dan tidak di tempat. Desas-desus lain yang mendukung ide ini adalah bahwa MM2 langsung tersambung dengan "Stalin dacha" (Cottage tempat peristirahatan Stalin) - di dekat Kuntsevo.

Waktu itu, perang nuklir bisa saja pecah setiap saat. Sekutu tengah mengembangkan "Operasi Dropshot" yang akan menghapus Uni Soviet dari peta dalam sekejap, sementara sekutu Stalin merencanakan untuk menyerang Eropa setelah perang usai.

Siapa yang memiliki ide seperti ini, itu nggak penting. Yang penting, MM2 sangat rasional untuk dibangun ditengah kecamuk konflik Soviet dengan musuh-musuhnya kala itu.

Menurut saksi, mereka mengklaim bahwa "Metro 2" menghubungkan objek strategis dalam dan luar Moskow, termasuk Departemen Pertahanan, bunker pusat perintah, pabrik rahasia dan fasilitas militer lainnya.

Semakin masuk akal, kan? Jika kita terima bahwa tempat ini dibangun sedalam 200 meter dibawah permukaan tanah, maka sistemnya harus cukup mapan bahkan untuk perang non-konvensional. Jika terjadi pertempuran hebat di permukaan, paling penghuni MM2 cuma merasakan sedikit guncangan.

Bahkan jika musuh Moskow saat itu menyerang dengan segala yang mereka punya - terowongan masih akan tetap di tempatnya, memastikan kelancaran koordinasi dan operasi pusat-pusat komando, dan sebagai hasilnya - serangan balasan yang mematikan.

Malah jika kapitalis berhasil menyingkirkan semua pemimpin Soviet, ada sistem yang disebut "Dead Hand" yang secara otomatis akan meluncurkan roket-roket menuju musuh. Jadi ingat film Terminator dengan Skynet-nya. Ingat nggak, sob?

Sekarang kita berpikir realistis - Sementara Metro 2 awalnya dibangun untuk membuat Joseph Stalin merasa aman, akan bodoh sekali jika fasilitas ini tidak dimanfaatkan untuk kebutuhan militer Soviet. Kalau kita punya bis, kita pasti 'kepingin' memanfaatkan sepenuhnya dengan mencari penumpang sebanyak-banyaknya, misalnya. Oleh karena itu, setelah Stalin meninggal, kayaknya para jenderal mustahil cuma berkata "Sudah hancurkan saja, toh Stalin-nya sudah nggak ada." Sebaliknya, mereka mungkin akan bermimpi untuk mendapatkan akses ke jaringan itu!

Sekarang, ketika "Metro 2" tidak hanya digunakan oleh Stalin dan "lingkaran di dalamnya", tentara bisa menggunakannya untuk transportasi persediaan, material dan personil antara bunker tanpa resiko ter-ekspos dunia! Malah bisa membangun sebuah pusat pemerintahan tersembunyi di bawah hidung Amerika dan Amerika sendiri nggak mengetahuinya! Hebat, kan?

Mitos lain adalah bahwa MM2 mempunyai rentang sejauh puluhan mil keluar Moskow. Jika mau mengevakuasi para pemimpin dari kota yang terbakar - pasti kita memerlukan terowongan untuk pergi sejauh mungkin dari TKP, Kalau nggak percuma ide ini dijalankan!

Seorang saksi yang tidak disebutkan namanya mengatakan tampaknya ada sebuah terowongan bawah tanah lewat bawah kota Chekhov yang menghubungkan pos komando bawah tanah di wilayah Moskow Metro 2 system.

Pada tahun 1994, pemimpin kelompok eksplorasi perkotaan, Diggers dari Planet Underground, mengklaim telah menemukan jalan masuk ke sistem bawah tanah. Ada juga kisah yang diceritakan oleh orang-orang yang mengatakan bahwa mereka membantu membangun Metro-2, dan seorang penjelajah gua-gua mengklaim telah 'melihat' MM2 Tapi tidak 'eksplisit' karena bukan dari mulut pertama.

Rumor Metro-2 sendiri telah disangkal oleh satu sumber dan menyebutnya sebagai "parodi publik, transportasi ke dunia suram 'intelijen'. Sumber ini menjelaskan hampir semua informasi tersedia hanyalah spekulatif, alias katanya-katanya saja, tidak didukung oleh dokumentasi seperti foto.

Terakhir, jangan lupa semua ini sifatnya masih spekulasi - karena ada fakta sulit yang harus disodorkan untuk membenarkan semua ini. Dan kalau sobat berlibur ke Rusia, jangan sekali-sekali nyari-nyari MM2 yah? Karena kalau sobat tetap memaksakan diri, paling-nggak, nanti sobat bisa dicap 2 hal sama orang sana. Orang gila atau agen rahasia.

****
Mengingat banyaknya pelaku CoPas tak beretika, maka dengan sangat menyesal saya menon-aktifkan fungsi blok dan klik kanan. Bagi Sobat yang berminat dengan artikel di sini, silahkan menghubungi ke email -- jakarta80@gmail.com

0 comments:

Yang Ikut-Ikutan